TUGAS AIJ 01 - PENGALAMATAN JARINGAN

PENGERTIAN IP ADDRESS

    IP Address merupakan serangkaian angka yang menjadi identitas perangkat dan terhubung ke internet atau infrastruktur jaringan lainnya. Apa fungsinya? Fungsinya bisa diumpamakan sebagai nomor rumah pada alamat, yakni memastikan agar data dikirimkan ke perangkat yang tepat. Untuk panjangnya rangkaian angka dimulai dari 0.0.0.0 hingga 255.255.255.255.

PENGERTIAN MAC ADDRESS

    Alamat MAC (Media Access Control) adalah sebuah alamat jaringan yang diimplementasikan pada lapisan taut data dalam model tujuh-lapisan OSI, yang merepresentasikan sebuah node tertentu dalam jaringan. Dalam sebuah jaringan berbasis Eternet, alamat MAC merupakan alamat yang unik yang memiliki panjang 48 bit (6 bita) yang mengidentifikasi sebuah komputer, antarmuka dalam sebuah perute, atau node lainnya dalam jaringan. Alamat MAC juga sering disebut sebagai alamat Eternetalamat fisik, atau alamat perangkat keras.

PEMBAGIAN KELAS IP ADDRESS

IPV4 terdiri dari beberapa kelas, yakni A-B-C-D-E

1. Kelas A
  • Rentang angka IP : 0.0.0.0 – 127.255.255.255
  • Jumlah alamat IP (maksimal) : 16.777.216
  • Jumlah jaringan (maksimal) : 128
Digunakan untuk jaringan yang memiliki skala sangat besar karena kapasitasnya pun sangat memadai. Namun, jika dibandingkan dengan kelas lainnya, seperti B dan C, kelas A mempunyai jumlah pembentukan jaringan cenderung minim, akan tetapi dari segi kapasitasnya, kelas A memegang posisi utama.

2. Kelas B

  • Rentang angka IP : 128.0.0.0 – 191.255.255.255
  • Jumlah alamat IP (maksimal)  : 1.048.576
  • Jumlah jaringan (maksimal): 16.384

Kelas B diperuntukan bagi jaringan dengan skala menengah ke atas dan mampu menciptakan jaringan hingga mencapai 16.384 buah, serta masing-masing jaringan bisa menampung host dengan jumlah 65.534.

3. Kelas C

  • Rentang angka IP: 192.0.0.0 – 223.255.255.255
  • Jumlah alamat IP (maksimal) : 65.536
  • Jumlah jaringan (maksimal) : 2.097.152

Kelas ini digunakan untuk skala jaringan yang jauh lebih kecil, karena setiap jaringan hanya mampu menampung host hingga mencapai 254 host saja. Nah, biasanya, kelas C lebih digunakan pada rangkaian internet protokol secara private, misalnya saja seperti sekolah, universitas, hingga kost-kostan.

4. Kelas D

  • Rentang angka IP: 224.0.0.0 – 239.255.255.255
  • Jumlah alamat IP (maksimal): Nggak dijelaskan secara spesifik
  • Jumlah jaringan (maksimal): Nggak dijelaskan secara spesifik

5. Kelas E

  • Rentang angka IP : 140.0.0.0 – 255.255.255.255
  • Jumlah alamat IP (maksimal): Nggak dijelaskan secara spesifik
  • Jumlah jaringan (maksimal): Nggak dijelaskan secara spesifik

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, IPV4 terdiri dari 32 bit. Meskipun jauh lebih terbatas dibandingkan IPV6, akan tetapi IP4 bisa menampung alamat mencapai 4 miliar (jika diciptakan dalam bentuk deretan angka, maka kurang lebih seperti ini 4.789.344.967). Selain itu, pemisahan antara deretan angka pada IP4  menggunakan titik (.), sedangkan IPV6 menggunakan dua titik sebagai pemisahnya (::).

# PERBEDAAN IP PRIVATE DAN IP PUBLIC

Cara sederhana untuk menjelaskan perbedaan IP private dan public adalah dengan menggunakan analogi Kode Pos. IP address publik bertindak dengan cara yang sama seperti Kode Pos. Mengarahkan komunikasi ke jaringan kalian, dengan cara Kode Pos mengarahkan surat ke bisnis kalian. IP address private dapat berupa departemen atau tim tertentu dalam organisasi kalian. Kode Pos (IP address public) dapat memastikan bahwa surat masuk ke organisasi kalian (jaringan), tetapi surat itu kemudian harus ditransfer ke departemen yang benar(menggunakan DHCP dan public address).

Kesimpulan

Jadi Perbedaan IP Private dengan IP Public? IP address public adalah alamat yang digunakan untuk terhubung ke Internet. Sedangkan IP address private adalah alamat yang digunakan perangkat untuk terhubung ke jaringan lokal saja.


PERBEDAAN IPv4 DAN IPv6

IPv4

  1. Struktur pengalamatan sebanyak 32-bits yang tersusun dari 4 blok. Sehingga saat ini kuotanya sudah akan habis.
  2. Tiap blok memiliki 8-bits
  3. Memiliki 10 basic header field
  4. Terdiri dari Desimal 0-9
  5. Multicasting terbatas
  6. Fitur IPSec dapat diterapkan, namun terbatas

IPv6

  1. Struktur pengalamatan sebanyak 128-bits yang tersusun dari 8 blok (memiliki ruang alamat IP lebih besar, sehingga masih available untuk beberapa dekade kedepan)
  2. Tiap blok memiliki 16-bits
  3. Memiliki 6 basic header field
  4. Terdiri dari Heksadesimal 0-F
  5. Semua sudah multicasting
  6. Mobilitas
  7. Terdapat fitur IPSec (Internet Protocol Security) sehingga lebih aman
  8. Tidak memerlukan DHCP Server (Stateless Mechanism host/client dapat melakukan konfigurasi otomatis alamat IPv6)
  9. Dapat menggunakan MAC Address dari perangkat host
  10. Tidak memerlukan NAT untuk End to End Communication

#  PERBEDAAN IP STATIS DAN IP DINAMIS

  1. IP statis tetap, maksudnya adalah alamat IP yang tidak dapat diubah sampai pengguna ingin mengubahnya. Atau sebaliknya, IP Dinamis sering berubah jika setiap pengguna terhubung ke jaringan.
  2. IP statis dikonfigurasikan oleh ISP (Internet Service Provider) sementara itu IP dinamis dapat dikonfigurasi menggunakan DHCP.
  3. Risiko terkait peretasan situs web besar dalam alamat IP statis karena selalu konstan. Sebaliknya, ada risiko rendah terkait pada alamat IP dinamis.
  4. Ketika perangkat dikonfigurasi dengan alamat IP statis, itu dapat dilacak. Sedangkan dalam hal alamat IP dinamis, pelacakan perangkat sulit karena alamat IP selalu berubah.
IP GATEWAY

    IP Gateway adalah ip yang berfungsi untuk menghubungkan jaringan local atau LAN dengan jaringan publik atau internet atau bisa sebaliknya. IP Gateway diibaratkan sebagai pintu keluar/masuk atau sebagai sebuah gerbang antara LAN dengan Internet. 

IP NETWORK 
 
    Segmen jaringan, dengan kata lain bisa disebut juga sebagai pengelompokan suatu jaringan dengan batasan yang dibuat dan didefinisikan oleh router. Dalam satu jaringan LAN maka IP Network tentu akan sama.

IP BROADCAST

    Alamat network broadcast IPv4 adalah alamat yang dibentuk dengan cara mengeset semua bit host menjadi 1 dalam sebuah alamat yang menggunakan kelas (classful). Contohnya adalah, dalam NetID 131.107.0.0/16, alamat broadcast-nya adalah 131.107.255.255. Alamat network broadcast digunakan untuk mengirimkan sebuah paket untuk semua host yang terdapat di dalam sebuah jaringan yang berbasis kelas. Router tidak dapat meneruskan paket-paket yang ditujukan dengan alamat network broadcast. 

#  SUBNETMASK

    Digunakan untuk membedakan Network ID dengan host ID.Setiap host di dalam sebuah jaringan yang menggunakan TCP/IP membutuhkan sebuah subnet mask meskipun berada di dalam sebuah jaringan dengan satu segmen saja. Entah itu subnet mask default (yang digunakan ketika memakai network identifier berbasis kelas) ataupun subnet mask yang dikustomisasi (yang digunakan ketika membuat sebuah subnet atau supernet) harus dikonfigurasikan di dalam setiap node TCP/IP.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INFRASTRUKTUR DAN KONEKSI JARINGAN WAN ( Wide Area Network )

TUGAS AIJ 02 - ROUTING STATIC 2 ROUTER

SOAL PILIHAN GANDA KEAMANAN JARINGAN